Raphael's Library

Read by children, reviewed by Mom (and the children too).

Little Miss Spider

Little Miss Spider adalah tokoh laba-laba kecil yang pernah cukup dikenal anak-anak. Beberapa waktu yang lalu, pernah ada film kartunnya di salah satu televisi swasta. Intinya adalah cerita tentang laba-laba kecil yang berkelana mencari ibunya.

Ternyata, buku-buku cerita dengan tokoh ini memiliki gambar yang indah dan cerita yang menyentuh. Sayang, Raphael’s Library hanya punya dua.

Dalam Little Miss Spider diceritakan asal mula kelahiran Miss Spider dan bagaimana ia mulai mencari ibunya. Little Miss Spider memanjat ke puncak pohon yang tertinggi. Ia memandang ke seluruh dunia dan menangis,”di mana Mama berada?”

Setelah perjalanan yang panjang bahkan sempat diperdaya seekor laba-laba kecil, akhirnya Miss Spider menemukan ‘ibunya’. Karena jika kau ingin menemukan ibumu, petunjuknya hanya satu, carilah orang yang paling sayang padamu. Manis sekali kan?

Sayangnya, buku dengan gambar yang indah ini tidak menarik bagi Raphael.
Ini komentar Raphael : “Buku ini membosankan. Ceritanya tidak terlalu asik, karena tidak lucu.”

Maklum, Raphael tipe anak yang lebih suka membaca buku dengan gambar-gambar lucu atau buku-buku pengetahuan. Berbeda, dengan adiknya yang tampaknya masih bisa menikmati buku ini.
Berikut komentar Gabriel : “Ceritanya ada yang menolong, membantu. Si kumbangnya baik. Ceritanya bagus, sedih, soalnya mencari ibunya. Ibunya nggak ketemu. Aku suka bagian si Betty menyelamatkan Little Miss Spider.”

Hadiah Natal Terindah juga masih bercerita mengenai keluarga. Diceritakan bahwa ketika Natal Miss Spider berharap untuk mempunyai seorang teman. Ketika ia menemukan Asparagus, seekor kumbang, mereka melewatkan waktu bersama dengan bersenang-senang. Jatuh terlentang, mereka menatap langit, dan mengepak-ngepakkan lengan membuat kupu-kupu salju. (dan masih banyak permainan lain).

Tetapi ketika tiba waktunya pulang dan berpisah, ternyata …. Mereka melihat Asparagus meringkuk di tempat terbuka di bawah, terbaring sambil menggigil, sendirian, sebab keluarganya hanya boneka-boneka salju. Maka, penyelesaiannya tentu saja mengajak Asparagus pulang dan menjadi keluarga bersama Miss Spider dan Ibu.

Gambar yang indah dan detil, bisa menjadi sarana diskusi yang menarik bahkan untuk anak yang belum bisa membaca. Sementara tulisan yang besar dan kalimat yang terpenggal-penggal cocok untuk dibaca anak yang baru belajar membaca (dengan sedikit bantuan bila perlu). Dan ceritanya…. Tentu saja sangat memungkinkan untuk menjadi awal bagi pembicaraan masalah tertentu bagi anak, seperti perasaan terabaikan oleh orangtua, atau kesulitan untuk mencari teman.

Data buku :

Judul : Little Miss Spider

Judul : Little Miss Spider – Hadiah Natal Terindah, Judul asli : Little Miss Spider – A Christmas Wish

Painting and verse by David Kirk

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2005

Untuk yang mencari buku-buku ini, Raphael’s Library pernah menemukan di toko buku Gramedia, atau di sini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 29, 2012 by in Buku anak - fiksi and tagged .
Asynchronicities-shmicities

The day-to-day madness of a gifted household

Pio Pio Books

An independent publishing house specialising in Children´s E-books

%d bloggers like this: